Pada minggu ini Federal Reserve akan lakukan pertemuan yang
berlangsung selama dua hari, yaitu hari Selasa dan Rabu. Hasil sementara
dari pertemuan Fed tersebut, diperkirakan Federal Reserve akan
menaikkan tingkat suku bunga acuan dan ada indikasi yang cukup besar Fed
juga akan sampaikan outlook positip bagi ekonomi Amerika. Kesimpulan
final dari keputusan tingkat suku bunga dan outlook ekonomi akan
disampaikan oleh Fed pada hari Rabu malam nanti yang merupakan hari
terakhir dari dua hari pertemuan Fed.
Sebelumnya pada tahun lalu, Fed merencanakan akan menaikkan tingkat
suku bunga acuan hanya sebanyak tiga kali pada tahun 2018 ini, tetapi
sebagian investotor memiliki keyakinan bahwa Fed kemungkinan besar akan
lakukan kenaikan tingkat suku bunga lebih dari yang direncanakan.
Landasan yang mendasari pemikiran para investor tersebut adalah adanya
kenaikan inflasi yang cukup besar akhir-akhir ini.
Fed dijadwalkan akan umumkan kebijakan moneter pada pukul 2 p.m EDT
atau lewat tengah malam hari nanti waktu indonesia. Powell rencananya
akan lakukan konferensi pers resmi setelah pertemuan tersebut selesai.
Para petinggi Fed dalam beberapa minggu terakhir memiliki pemikiran
spekulasi bahwa stimulus yang selama ini diberikan akan membuat pasar
tenaga kerja bergairah dan meningkatkan inflasi hingga memenuhi target
bank sentral yaitu 2 persen atau bahkan lebih jika ekonomi terus alami
perkembangan kearah positip.
Dengan kondisi demikian maka para analis menaruh kekhawatiran bahwa
Fed akan ambil kebijakan pengetatan moneter lebih awal dibawah
kepemimpinan ketua Fed yang baru. Analisa para analis tersebut khususnya
didukung oleh adanya peningkatan resiko dari luar Amerika salah satunya
yaitu peluang terjadinya perang perdagangan internasional.
Fed sebelumnya telah banyak berikan stimulus guna mengatasi krisis
finansial yang terjadi pada rentang waktu 2007-2009. Terkait telah
berakhirnya krisis finansial tersebut, dalam beberapa tahun terakhir Fed
terus keluarkan kebijakan untuk mulai lakukan normalisasi kebijakan
moneternya. Pada tahun lalu, Fed telah menaikkan tingkat suku bunga
overnight sebanyak 3 kali menjadi berada pada kisaran antara 1,25 sampai
dengan 1,50 persen. Normalisasi kebijakan moneter tersebut juga
dilakukan oleh Fed didukung oleh adanya penurunan jumlah pengangguran
dan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik. Diperkirakan pada
pertemuan kali ini, Fed akan menaikkan tingkat suku bunga acuan sebesar
25 basis point.
Forex Mini Online
One Stop TradingTrading Only $100 | Lot Start 0.1 Lot ,
Spread mulai 0.6 pip | Instan Referal reward Broker Mini Legal Bappebti
Register KLik
Diperkirakan jika pada pertemuan kali ini Fed ambil keputusan
kenaikan tingkat suku bunga, maka Fed di bawah kepemimpinan Powell
kedepannya belum akan lakukan perubahan outlook kebijakannnya. Fed
selanjutnya akan menunggu hasil dari stimulus fiskal yang diperkirakan
akan memiliki jumlah total hingga $1,8 trilliun yang berasal dari
kebijakan pemotongan pajak yang dilakukan oleh kabinet Trump dan adanya
rencana belanja investasi pemerintah.
Walaupun data terbaru memperlihatkan bahwa jumlah penjualan rumah dan
belanja retail alami pelemahan, namun secara keseluruhan gambaran
kondisi ekonomi terlihat cukup cerah untuk tahun ini. Inflasi terlihat
alami penguatan setelah sebelumnya selama 5 tahun terakhir terus menerus
berada dibawah target Fed dan dari informasi yang ada ada banyak
petunjuk yang indikasikan kenaikan pendapatan masyarakat.
Bank sentral diperkirakan pada hari Rabu ini akan keluarkan outlook
pertumbuhan ekonomi positip Amerika untuk beberapa tahun kedepan dan
akan keluarkan perkiraan bahwa tingkat pengangguran akan berada dibawah
level saat ini, yaitu 4,1 persen.